“Kita Peduli “ sebuah program stop sedotan plastik di Bakoel koffie

Dalam sejarahnya sedotan minuman pertama yang tercatat dalam sejarah diciptakan bangsa Sumeria untuk minum bir, dan  Sedotan tertua ada di makam bangsa Sumeria dari masa 3.000 SM dan berwarna emas dengan lapisan batu lazuli warna biru, dengan berkembangnya zaman sedotan semakin banyak digunakan khususnya sedotan plastik.

Namun sedotan plastik yang digunakan saat ini  ada lebih 500 juta sedotan plastik dibuang setiap hari setelah dipakai sekali saja,bisa dibayangkan dalam sebulan, dalam setahun berapa banyak sedotan terbuang menjadi sampah yang seringkali menjadi sampah laut. Menurut riset bersamaan dengan plastik bekas menyumbang 60-80 persen dari total sampah laut. Sedotan plastik selalu masuk dalam 10 besar sampah yang mencemari lautan.

Dan yang paling meyeramkan sampah sedotan plastik dapat mencemari lautan dan berpengaruh juga kepada hewan laut seperti ikan dan penyu yang terkadang menyangka sedotan plastik, seperti makanan sehingga menjadi ancaman akan keberlangsungan hidup hewan di laut.

Berangkat dari hal ini Bakoel koffie membuat cikini dan bintaro, dan sahabat bakoeler tidak perlu kwatir karena sedotan  akan  digantikan dengan sedotan stainless sebagai salah satu upaya kita bersama pengurangan penggunaan sedotan plastik, Mari bersama-sama kita peduli terhadap lingkungan di mulai dengan hal yang kecil yakni tidak menggunakan sedotan plastik.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *